Karena satu pengalaman, aku tidak percaya dengan yang namanya sahabat "sejati". Kepercayaan itu masih berlaku sampai sekarang.
Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. "Sejati" menunjukkan kesempurnaan, jadi cukuplah Sahabat, tidak ada embel-embel Sejati.
Terlepas dari itu, aku menyayangi mereka sebagai keping-keping kenangan. Aku ingin mengukir kenangan yang indah. Untuk itu aku akan berusaha sebaik-baiknya menjadi sahabat yang baik dalam mengukir kenangan indah bersama mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar